Kini Dia telah pergi...
Tidak ada satupun harta yang Dia bawa hingga ajal ketika Allah memanggilnya untuk menyerahkan laporan semasa hidup didunia. Badan kurus tak terurus, nampak sangat jelas terlihat ketika kain kafan akan membalutnya sebagai persiapan untuk menghadap Sang Pemilik-Nya. Bulir air mata jatuh tanpa tersadari mengikuti jejak-jejak langkah menuju pemakaman.
Terik mentari begitu ganas kala itu. Angin semilir yang datang pun tak memberikan kesejukan dan tak mampu dirasa..
Air mata yang mulai mengikis. Namun,isak tak mau berhenti ...
Apakah ini sebuah rasa penyesalan? apakah ini sebuah perasaan tentang rasa bersalah? atau tentang perasaan takut akan kelanjutan hidupnya dalam dunia barunya? Dunia ini seperti halnya kontrak kerja, berduyung-duyung untuk menabung di akhirat kelak. Untuk mempersiapkan masa depan di dunia penuh keabadian. Kami yang ditinggal hanya bisa ikhlas dan menunggu waktu. Kapan kiranya kami akan datang membawa laporan kami.
Allah,
Terimalah amal ibadahnya ..
Jagalah ia ..
Masukanlah ia dalam golongan penghuni syurgaMu..
Amin..
No comments:
Post a Comment